cara menaikan ph air aquarium

Beberapaaquarists cukup berhasil mengandung diskus, malaikat, apistogram dan tetra di akuarium air keras, pH sekitar 8,3-8,6. Dan meskipun semua sumber mengklaim bahwa ikan ini membutuhkan lingkungan yang lebih asam, mereka masih merasa hebat dalam air alkali yang cukup keras (pH di atas 8). Bagaimana cara menaikkan pH di akuarium? CaraMengatur pH Air Aquascape. pH yang ideal untuk aquascape adalah 6,8 hingga 7,2. Lebih dari atau kurang dari pH tersebut, kondisi aquascape tidak stabil dan bisa menyebabkan tanaman menjadi tidak sehat. Air yang digunakan untuk mencampur nutrisi Aquascape biasanya adalah air PDAM atau air Sumur. Tapi setiap air yang digunakan hendaknya permisiom, mau ngikut nih thread.. masih belajar pelihara louhan.. :D mau share peliharaan dirumah.. kira-kira kedepannya bisa bagus ga yah? ikan masih ukuran 5cm. Lakukanjuga pemeriksaan pH dan bila diperlukan lakukan penyesuaian pH hingga 8,1-8,4. Cara Membuat Aquarium Air Laut Tahap 2: Minggu Ke-4. Setelah 2 minggu gantilah 25% air aquarium lalu Anda dapat menambah ikan lainnya dan biarkan hingga 2 minggu. Cara Membuat Aquarium Air Laut Tahap 5: Perawatan. TujuanPemberian Kapur Pada Kolam Tradisional Untuk Budidaya Ikan - Pengapuran merupakan salah satu upaya untuk mempertahankan kestabilan keasaman (pH) tanah dan air, sekaligus memberantas hama penyakit. Tujuan Secara Umum. 1. Untuk menaikan pH tanah. 2. Mempercepat dekomposisi sisa bahan organik menjadi nutrien. 3. memberantas hama penyakit Vay Tiền Trả Góp Theo Tháng Chỉ Cần Cmnd Hỗ Trợ Nợ Xấu. Masalah air sungguh beragam, salah satunya masalah pH air. Disini saya akan membahas cara menaikkan / menurunkan pH air minum, air hujan, air kolam ikan dan termasuk kolam kita ketahui, kestabilan pH air sangat penting untuk usaha air minum isi ulang, usaha perikanan kolam, aquarium budidaya ikan hias, ikan cupang, budidaya hidroponik ataupun lainnya karena banyak konsekuensi / akibat yang akan dialami jika pH air tidak memenuhi standar pH AirRange pH air antara 0 -14. Hal ini juga menegaskan bahwa tidak ada pH yang diatas 14. pH 0 - 5 masuk katagori asampH 6 - 8 masuk katagori normalpH 8 keatas masuk katagori tinggiCara Menaikkan pH AirInilah media untuk menaikkan pH air A. Untuk air minum dan usaha air isi ulang- Corosex- Soda kue- pH booster carbon block- ORP Ceramic ballB. Untuk Air sumur bor- Kapur gamping- Batu kapurdirendam di dasar bak air- Soda ashC. Untuk kolam renang- Soda ash- Kaporit pH juga bakal naik- pH Adjuster banyak jenisnyaD. Untuk aquarium- Kulit kerang- Soda kue- Kalium HidroksidaE. Untuk kolam ikan kecil / besar- Probiotik pH- Soda ashF. Untuk air hujan- Soda ash- Soda kueG. Untuk hidroponik- Soda ash- Kalium hidroksida- Soda kueCara Menurunkan pH AirUntuk menurunkan pH air ada beberapa pilihan yang bisa digunakanA. Untuk Aquarium- Super Bioring- Super pH Down- Tawas powderPenting! Fungsi tawas adalah untuk penjernih air dan "efek sampingnya" pH akan turun. Untuk aquarium tawas jangan langsung dimasukkan ke dalam aquarium, tetapi air yang akan diturunkan pH nya dimasukkan dulu ke dalam drum lalu diberi tawas sebanyak 5 sendok makan, diamkan 24 jam lalu ambil Untuk kolam ikan kecil / besar- Daun ketapang- Ekstrak ketapang cairbentuk cair dalam botol- Bakteri Ecotru - ODC. Untuk kolam renang dan air sumur borGunakan cairan HCL. Tetapi untuk diketahui HCL adalah cairan kimia yang keras dan tidak boleh digunakan sembarangan, harus hati Untuk usaha air minum isi ulangPenggunaan mesin RO dapat menurunkan TDS air secara signifikan dan juga memiliki "efek samping" penurunan pH air. Selain mesin RO belum ada rekomendasi bahan yang dapat digunakan untuk penurun pH air tanpa resiko kenaikan TDS air dan perubahan rasa Mengetahui pH AirGunakan alat pengukur pH air yang banyak dijual di pasaran, baik pH meter digital, kertas lakmus ataupun pH tetes / pH hal penting disini yang saya dapatkan dari pengalaman, jangan gunakan kertas lakmus yang harganya murah dibawah Rp pack karena hasilnya tidak akurat, bahkan melenceng sendiri lebih suka pakai kertas lakmus ini karena terbukti akurat, cek langsung di untuk pH meter digital yang harga murah sebaiknya juga jangan langsung dipercaya mentah mentah karena hasilnya seringkali juga tidak yang saya rekomendasikan sebaiknya gunakan 2 alat pengukur pH untuk pembanding, misalnya pH meter digital + kertas lakmus, atau pH meter digital + pH disini penjelasan saya...Disini saya membuka ruang konsultasi seputar cara menaikkan pH air atau sebaliknya. Jika ada hal yang kurang jelas dari uraian saya diatas silahkan tulis pertanyaan di kolom komentar. Terima kasih telah berkunjung ke Beberapa jenis ikan hias membutuhkan PH air yang tinggi untuk bertahan hidup. Oleh karena itu, kamu perlu mengetahui cara menaikkan pH air akuarium dengan mudah dan pH air akuarium bisa disebabkan oleh beberapa hal. Umumnya, disebabkan karena kotoran atau sisa makanan ikan yang menumpuk. Kotoran dan sisa makanan yang tidak segera dibersihkan bisa mengeluarkan zat amonia yang bersifat asam. Padahal, ada beberapa jenis ikan yang tidak bisa hidup di pH air asam. Oleh karena itu, kamu harus menjaga kestabilan PH air sesuai dengan habitat yang mereka butuhkan. Berikut adalah beberapa cara menaikkan pH air yang bisa kamu coba di Aerasi Akuarium2. Pergantian Air Secara Rutin3. Menggunakan Baking Soda atau Bahan Kimia4. Ganti Substrat5. Batu Karang6. Kapur Dolomit dan Bordo7. Meletakkan Ganggang atau Tumbuhan8. Menambah Basa9. Melewatkan Air ke Jenis Mineral10. Menggunakan Proses Elektrokoagulasi1. Aerasi AkuariumTahukah kamu, jika meningkatkan kadar oksigen terlarut bisa meningkatkan pH air akuarium? Penurunan kadar karbon dioksida terlarut memang akan menurunkan pH. Karbon dioksida adalah zat asam yang rentan larut dalam air. Cara paling ampuh untuk menaikkan pH akuarium yang terlanjur rendah adalah dengan meningkatkan aerasi air akuarium. Cara mengaerasinya bisa menggunakan filter air dengan outlet yang berada di atas akuarium. Kamu juga bisa menggunakan model filter gantung dan top filter. Hasil saringan air tersebut bisa membantu pergerakan oksigen dari udara larut ke dalam air. Cara lain yang bisa kamu gunakan adalah dengan memakai pompa udara atau aerator. Kamu bisa menggunakan pompa venturi untuk membantu pelarutan oksigen sebab gelembung-gelembung yang Pergantian Air Secara RutinNaturalnya, pH air akuarium memang terus menurun seiring berjalannya waktu. Hal ini karena adanya peningkatan polutan di dalam muncul karena sisa makanan atau kotoran dari ikan peliharaan. Dengan membuang polutan tersebut, bisa menjadi salah satu cara menaikkan pH air mengganti air secara rutin paling tidak 2-3 minggu sekali. Kamu hanya perlu mengganti sekitar 20% dari total volume air di akuarium. Pastikan untuk menggantinya dengan air yang berlisensi water treatment. Jangan langsung menggunakan air kran. Penggantian air sedikit demi sedikit, namun rutin jauh lebih baik daripada menggantinya dalam jumlah besar tapi tidak rutin. Bahkan, mengganti air akuarium dalam jumlah besar beresiko membuat ikan Menggunakan Baking Soda atau Bahan KimiaCara menaikkan pH berikutnya adalah dengan menggunakan bahan kimia. Bahan kimia yang biasa digunakan adalah baking soda. Baking soda bisa dengan cepat meningkatkan pH air. Kamu hanya perlu menggunakan 1 sendok teh untuk tiap 18 liter baking soda bisa meningkatkan pH dengan cepat, pastikan kamu menuangkan secara tepat. Jika menuangnya kebanyakan, malah akan membuat ikan baiknya untuk memindahkan ikan ke wadah karantina sebelum melakukan treatment pH air di akuarium. Sayangnya, baking soda sulit untuk menjaga konsistensi kadar pH air. Jika ingin bahan kimia yang lebih ampuh dan konsisten, kamu bisa menggunakan pH up yang banyak dijual di toko Ganti SubstratSiapa sangka jika substrat juga bisa digunakan untuk menaikkan kadar pH akuarium? Ada beberapa substrat yang memang sengaja dipakai untuk meningkatkan pH air seperti batu karang jahe, kulit kerang, dan masih banyak lagiSaat menggunakan substrat, pastikan untuk selalu mengontrol kenaikan air agar tidak terlalu meningkat tajam. Silakan coba atur substrat sesuai dengan dosis yang kamu Batu KarangHanya dengan cara merendam batu karang di dasar akuarium, pH air akan meningkat secara signifikan. Kamu bisa dengan mudah mendapatkannya karena batu karang sangat mudah ditemukan di banyak batu karang yang kamu masukkan, maka maka semakin tinggi pula kenaikan pH air. Namun, pastikan untuk mengaturnya di dosis yang tidak, ikan ikan peliharaan dalam akuarium bisa Kapur Dolomit dan BordoCara menaikkan pH air akuarium berikutnya adalah dengan menggunakan kapur dolomit. Kamu bisa menggunakan dolomit jenis bongkahan ataupun yang berjenis tepung. Kapur dolomit jenis bongkahan bisa lebih awet digunakan dibandingkan dengan dolomit jenis tepung. Kapur dolomit bongkahan akan terus bereaksi hingga 3-4 bulan, setelahnya kamu perlu memperbarui kapurnya lagi. Meski begitu, masukkan kapur dolomit secara perlahan ke dalam akuarium. Jika kamu memasukkannya terlalu banyak, pH air bisa naik secara kapur dolomit, kamu juga bisa menggunakan jenis kapur Bordo. Gunakan 2 cc kapur bordo untuk tiap liter air. Agar lebih efektif, kamu juga bisa menambahkan tanaman di akuarium untuk meningkatkan reaksi kapur Meletakkan Ganggang atau TumbuhanCara menaikkan pH air akuarium berikutnya adalah dengan menanam ganggang atau tumbuhan di akuarium. Tumbuhan dan ganggang akan melakukan respirasi menggunakan oksigen untuk menciptakan energi, karbon dioksida, dan fotosintesis memakai energi cahaya untuk mengambil karbon dioksida dan air untuk memproduksi oksigen. Saat karbon dioksida di akuarium hilang dan tidak terjadi perubahan alkalinitas karbonat, maka pH air akan naik secara perlahan. Intensitas peningkatan pH akan tergantung dari jumlah tanaman di dalam Menambah BasaSebagaimana yang telah dipelajari dari materi kimia, bahwa kamu perlu menambahkan bahasa untuk meningkatkan pH air. Adapun jenis basa yang bisa ditambahkan sangat bisa menambahkan NaOH, potasium hidroksida, KOH, atau menggunakan jenis basa lemah lainnya. Basa lemah bersifat seperti amonia yang banyak digunakan untuk produksi penggunaan zat kimia basah untuk menaikkan pH akan membawa beberapa molekul yang menaikkan TDS total dissolved Solid. Oleh karena itu, jika memiliki nilai TDS yang dibatasi, sebaiknya kamu tidak menggunakan metode Melewatkan Air ke Jenis MineralSaat melewatkan air ke suatu jenis mineral, maka pH air tersebut akan bertambah. Pastikan kamu menggunakan mineral-mineral yang bisa membentuk alkali ketika bertemu dengan jenis mineral yang bisa digunakan adalah kapur. Kamu bisa mengalirkan air di kapur sebelum dimasukkan dalam air yang berinteraksi dengan kapur memang tidak naik secara drastis. Namun, kapur tetap dapat meningkatan kadar pH dari 7 hingga 8 Menggunakan Proses ElektrokoagulasiCara menaikkan pH air akuarium selanjutnya adalah dengan melakukan proses elektrokoagulasi. Elektrokoagulasi merupakan proses peningkatan pH dengan melewatkan air di dua lempeng logam l atau pengaman zink akan bereaksi dengan air yang berimbas pada kenaikan pH nya. Sayangnya, penggunaan elektrokoagulasi akan mengakibatkan lempengan logam menjadi serpihan dan endapan di dasar karena itu, cara ini tidak disarankan dipakai untuk kepentingan makhluk hidup, termasuk ikan. Air yang melewati proses elektrokoagulasi akan mengandung karbon anorganik yang dalam jumlah banyak bisa berbahaya untuk makhluk untuk menjaga kestabilan pH air akuarium sesuai dengan habitat ikan. Jangan sampai pH air terlalu rendah atau terlalu tinggi. Terapkan cara menaikkan pH air akuarium jika ternyata pH terlalu rendah. Banyaknya pertanian modern Aquaponik yang dilakukan oleh petani dari kalangan masyarakat menengah atas maupun dari masyarakat kalangan bawah yang memiliki lahan terbatas, selain tidak memakan banyak tempat dan waktu yang terbuang, cara ini juga dapat menghasilkan panen yang maksimal, dengan memberikan perawatan yang tepat. dengan memonitoring pH air sangat penting dilakukan untuk mengetahui baik buruknya kualitas air. Air bersih dengan kualitas yang buruk dapat mengakibatkan dampak yang buruk bagi kesehatan tanaman dan ikan yaitu timbulnya berbagai penyakit. Perubahan pH air juga dapat menyebabkan berubahnya bau, rasa dan warna pada air. penelitian ini bertujuan merancang dan meng-implementasikan sebuah rangkaian yang berfungsi untuk memonitor tingkat kadar pH pada Air dengan memanfaatkan perkembangan teknologi saat ini. dengan adanya sensor dan mikrokontroler jenis Arduino Uno dapat mempermudah dalam membuat alat Monitoring otomatis. Mikrokontroler Pengukuran pH air dapat dilakukan dengan menggunakan pH meter dengan cara manual, maka dibuatlah sistem monitoring untuk memudahkan control pH air sehingga proses perawatan tanaman menjadi lebih baik dan mudah. Discover the world's research25+ million members160+ million publication billion citationsJoin for free JTST, Vol. 01, No. 1, 2020, 23-28 23 SISTEM MONITORING PH AIR PADA AQUAPONIK MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER ARDUINO UNO Yuri Rahmanto*,1, Arinda Rifaini2, S. Samsugi3, Sampurna Dadi Riskiono4 1,2Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer,Universitas Teknokrat Indonesia Jl. ZA. Pagar Alam -11, Labuhan Ratu, Bandar Lampung, Indonesia 35132 3,4Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer,Universitas Teknokrat Indonesia Jl. ZA. Pagar Alam -11, Labuhan Ratu, Bandar Lampung, Indonesia 35132 Email 1yurirahmanto Abstract The number of modern agriculture Aquaponics is carried out by farmers from the upper middle class and from the lower classes who have limited land, besides not consuming a lot of space and time wasted, this method can also produce maximum yields, by providing proper care. by monitoring the pH of water it is very important to know whether the quality is good or bad. Clean water with poor quality can have a bad impact on the health of plants and fish, namely the emergency of various diseases. Changes in the pH of water can also cause changes in smell, taste and color in water. This research aims to design and implement a series that functions to monitor pH levels in water by utilizing current technological developments. with the Arduino Uno sensor and microcontroller type can make it easier to use automatic monitoring tools. Microcontroller Measurement of the pH of water can be done using a pH meter manually, then made monitoring system to facilitate pH control so that the process of plant maintenance becomes better and easier. Keywords microcontroller, monitoring, Temperature sensor, mustard, pH sensor Abstrak Banyaknya pertanian modern Aquaponik yang dilakukan oleh petani dari kalangan masyarakat menengah atas maupun dari masyarakat kalangan bawah yang memiliki lahan terbatas, selain tidak memakan banyak tempat dan waktu yang terbuang, cara ini juga dapat menghasilkan panen yang maksimal, dengan memberikan perawatan yang tepat. dengan memonitoring pH air sangat penting dilakukan untuk mengetahui baik buruknya kualitas air. Air bersih dengan kualitas yang buruk dapat mengakibatkan dampak yang buruk bagi kesehatan tanaman dan ikan yaitu timbulnya berbagai penyakit. Perubahan pH air juga dapat menyebabkan berubahnya bau, rasa dan warna pada air. penelitian ini bertujuan merancang dan meng-implementasikan sebuah rangkaian yang berfungsi untuk memonitor tingkat kadar pH pada Air dengan memanfaatkan perkembangan teknologi saat ini. dengan adanya sensor dan mikrokontroler jenis Arduino Uno dapat mempermudah dalam membuat alat Monitoring otomatis. Mikrokontroler Pengukuran pH air dapat dilakukan dengan menggunakan pH meter dengan cara manual, maka dibuatlah sistem monitoring untuk memudahkan control pH air sehingga proses perawatan tanaman menjadi lebih baik dan mudah. Kata Kunci mikrokontroler, monitoring, sensor suhu, sawi, sensor pH 1. Pendahuluan Perkembangan populasi manusia di perkotaan semakin pesat sehingga berdampak pada lahan pemukiman yang semakin sempit. hal ini juga berdampak pada suhu udara yang semakin tinggi karena tumbuhan sebagai penghasil oksigen jarang dijumpai. Sebagian besar dari masyarakat Indonesia berasumsi bahwa lahan yang sempit tidak akan dapat dimanfaat, khususnya sebagai lahan pertanian [1]. Dengan adanya beraneka ragam metode pertanian yang dikembangkan salah satunya adalah metode cocok tanam dengan sistem Aquaponik lahan yang sempit tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal. Sistem ini merupakan kombinasi antara akuakultur dengan hidroponik yang menghasilkan simbiosis mutualisme atau saling menguntungkan. Akuakultur merupakan budidaya ikan, sedangkan hidroponik adalah budidaya tanaman tanpa tanah yang berarti budidaya tanaman yang memanfaatkan air dan tanpa menggunakan tanah sebagai media tanam atau soilles. Aquaponik memanfaatkan secara terus menerus air dari pemeliharaan ikan ke tanaman dan selanjutnya dikembalikan lagi ke kolam ikan. Inti dasar dari sistem ini adalah penyediaan air yang optimum untuk masing-masing komoditas dengan memanfaatkan sistem re-sirkulasi sehingga dapat mempermudah pekerjaan manusia dengan memanfaatkan kemajuan teknologi [2][3]. Secara umum, Aquaponik menggunakan sistem resirkulasi, artinya memanfaatkan kembali air yang telah digunakan dalam budidaya ikan dengan filter biologi dan fisika berupa tanaman dan medianya. Resirkulasi yang digunakan berisi kompartemen pemeliharaan dan kompartemen pengolahan air. Penggunaan bahan-bahan filter, misalnya batu zeolit, clay, hidroton, kerikil atau pasir sebagai substrat bakteri yang mampu mengatasi dan mengatur kelebihan senyawa - senyawa nitrogen berbahaya untuk ikan pada sistem Aquaponik. Dengan JTST, Vol. 01, No. 1, 2020, 23-28 24 demikian, tanaman berfungsi sebagai biofilter untuk menyerap amonia, nitrat, nitrit, dan fosfor yang berbahaya untuk ikan, jadi air yang bersih kemudian dapat dialirkan kembali ke bak ikan. Biasanya, sistem pengolahan air tersusun atas kompartemen, dekantasi, kompartemen filtrasi, kompartemen oksigenasi dan kompartemen strerilisasi [4]. Monitoring pH air sangat penting dilakukan untuk mengetahui baik buruknya kualitas air. Penyediaan air bersih dengan kualitas yang buruk dapat mengakibatkan dampak yang buruk bagi kesehatan tanaman dan ikan yaitu timbulnya berbagai penyakit. Perubahan pH air juga dapat menyebabkan berubahnya bau, rasa dan warna pada air. Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan PERMENKES nomor 416 tahun 1990 tentang syarat-syarat dan pengawasan kualitas air bahwa standar kualitas air bersih yang baik yaitu memiliki kadar pH 6,5 sampai 9,0 [5]. Pengukuran pH air dapat dilakukan dengan menggunakan pH meter, cara ini hanya bisa dilakukan secara manual maka dibuatlah “SISTEM MONITORING pH AIR BERBASIS MIKROKONTROLLER ARDUINO UNO R3” untuk memudahkan control pH air sehingga proses perawatan tanaman dan kolam menjadi lebih baik dan mudah. 2. Metode Penelitian Metodologi penelitian dilakukan secara terstruktur dengan melakukan Analisa permasalahan terlebih dahulu, Studi Literatur, Mengalisa kebutuhan, Melakukan perancangan sistem, Implementasi serta Uji coba dan indentifikasi kesalahan. Analisa permasalahan yaitu dengan memahami beberapa elemen dalam berbagai situasi dalam permasalahan yang ada kemudian mencari solusi peyelesaiannya [6][7]. Analisa Kebutuhan yaitu menganalisa alat dan bahan yang dibutuhkan dalam peyelesaian masalah, termasuk kebutuhan alat dan bahan, Dalam pembuatan alat tugas akhir ini memerlukan beberapa komponen dan bahan. Komponen dari bahan yang digunakan dalam pembuatan penelitian ini adalah 1. Komputer/Laptop Digunakan untuk membuat sebuah program, compiler program, dan mengupload program ke dalam Mikrokontroller. 2. Solder Digunakan untuk menyolder Terminal kaki komponen elektronika sehingga menyatu dengan Papan Rangkaian PCB dengan menggunakan timah yang dipanaskan atau sering disebut dengan Proses Menyolder Soldering Process. 3. Mesin bor Digunakan untuk membuat lubang-lubang pada pipa 4. Lem kaca Digunakan untuk mengelem kaca aquarium 5. Gergaji besi Digunakan untuk memotong pipa Bahan-bahan yang dibutuhkan dalam pembuatan alat. 1. Arduino UNO R3 2. Sensor Suhu DS18b20 3. Adaptor 12v 4. Lcd 16x2 5. Pompa air aquarium 6. Pipa paralon 7. Lemkaca 8. Netpot 9. Rockwool 10. Pipa L 11. Aquarium 12. Selang Aquarium 13. Hidroton 14. kabel jumper 15. akrilik 16. Solder 17. Lem pipa 18. Stayrofoam 19. PH meter Perancangan Sistem yaitu suatu metode awal dalam pembuatan sebuah alat yang sangat penting karena tanpa sebuah perancangan alat yang dibuat tidak dapat berjalan dengan maksimal. untuk memperoleh hasil yang maksimal diperlukan rancangan yang baik dengan memperhatikan sifat dan karakteristik dari tiap-tiap komponent yang digunakan, agar kerusakan komponen dapat dihindari. dalam tahap perancangan terdiri dari beberapa tahapan yaitu perancangan blok diagram, diagram alir atau flow chart, alat dan bahan, hingga pada perancangan keseluruhan alat. Perancangan memerlukan suatu ketelitian, keuletan dan ketepatan karena perancangan awal akan menentukan akhir dari suatu perancangan dalam proses pembuatan alat. Jika perancangan awal salah maka hasil akhirnya akan salah. Proses perancangan sangat diperlukan dalam proses pembuatan alat, khususnya perancangan alat elektronika. Tujuan proses perancangan alat adalah Agar alat yang dihasilkan akan sesuai dengan yang diharapkan, untuk memilih komponen-komponen yang paling tepat, ntuk menentukan kesalahan-kesalahan atau kendala eror yang terjadi, Meminimalis biaya namun dengan alat yang hasilnya memuaskan. a. Diagram Blok Pada gambar diagram blok di bawah ini menjelaskan tentang cara kerja alat secara keseluruhan mulai dari input, proses, hingga output. Dalam diagram blok ini hanya terdapat hubungan jalur antara blok-blok saja, tetapi tiap masing-masing blok terdapat komponen utama dan komponen pendukung. Pada gambar di bawah ini adalah gambar diagram blok dari mikrokontroller alat ini. JTST, Vol. 01, No. 1, 2020, 23-28 25 Gambar 1. Diagram Blok Cara Kerja Alat Dari blok diagram di atas dapat dijelaskan fungsi masing-masing blok [8] sebagai berikut 1. Adaptor 12v untuk memberikan tegangan pada arduino dan komponen lain nya yang terhubung 2. Mikrokontroller Arduino Uno R3 digunakan untuk mengontrol semua komponen baik itu komponen input dan komponen output [9]. 3. Lcd 16x2 Karakter digunakan sebagai untuk monitor aktivitas apa yang sedang dilakuakan oleh sistem. 4. Sensor Suhu air digunakan untuk mengetahui nilai Suhu air. 5. Sensor pH air digunakan untuk mengetahui tingkat keasaman pada air. b. Diagram Alir Diagram alir adalah sebuah jenis diagram, Flowchart atau diagram alir adalah sebuah jenis diagram yang mewakili algoritme, alir kerja atau proses, yang menampilkan langkah-langkah dalam bentuk simbol-simbol grafis [10][11], Pada diagram alir di bawah ini menjelaskan tentang bagaimana cara kerja dan proses alat bekerja Penjelasan tentang Flowchart Sensor pH air 1. Pada awal sistem mulai akan mempersiapkan semua komponen sistem seperti Sensor pH air, LCD, Dan komponen pendukung lainnya yang terhubung dalam satu kesatuan komponen. 2. Inputan berasal dari komponen Sensor pH air. 3. Selanjutnya Sensor pH air mengirim data berupa nilai pH air dan ke Arduino untuk di tampilkan di LCD. Penjelasan tentang Flowchart Sensor Suhu 1. Pada awal sistem mulai akan mempersiapkan semua komponen sistem seperti Sensor Suhu air, LCD, Dan komponen pendukung lainnya yang terhubung dalam satu kesatuan komponen. 2. Inputan berasal dari komponen Sensor Suhu air. 3. Selanjutnya Sensor Suhu air mengirim data berupa nilai pH air dan ke Arduino untuk di tampilkan di LCD. Gambar 2. Diagram Alir/Flowchart Sensor pH meter dan Sensor Suhu Air c. Perancangan rangkaian keseluruhan Perancangan rangkaian keseluruhan alat terdiri dari empat elemen penting yang saling terintegrasi. Elemen-elemen penting tersebut yaitu rangkaian input, rangkaian pengendali, rangkaian output dan juga software program yang saling yang terdiri dari komponen-komponen elektronika baik berupa input atau output yang dibutuhkan oleh mikrokontroller agar dapat berfungsi dengan baik. Rangkaian keseluruhan alat dapat dilihat pada gambar berikut Gambar 3. Perancangan Keseluruhan Alat Perancangan Sensor Suhu DS18b20, Sensor Suhu DS18B20 adalah sensor Suhu yang menggunakan interface one wire, sehingga hanya menggunakan kabel yang sedikit dalam instalasi nya. Unik nya sensor ini bisa di jadikan paralel dengan satu input. Arti nya kita bisa menggunakan sensor DS18B20 lebih dari satu namun output sensor nya hanya di hubungkan ke satu PIN Arduino. Alasan ini membuat sensor ini banyak di gunakan, apalagi sensor ini memiliki tipe waterprof, JTST, Vol. 01, No. 1, 2020, 23-28 26 sehingga sensor ini bisa kita buat sebagai alat ukur dan kontrol pemanas air. Sedangkan Fungsi dari resistor ini adalah sebagai „pullup‟ dari jalur data dan diperlukan untuk membantu memastikan proses transfer data tetap berjalan stabil dan baik. Gambar 4. Perancangan Sensor Suhu DS18b20 dan Resistor Perancangan PH meter, PH meter adalah sebuah alat elektronik yang berfungsi untuk mengukur pH derajat keasaman atau kebasaan suatu cairan ada elektroda khusus yang berfungsi untuk mengukur pH bahan-bahan semi padat [12]. Sebuah pH meter terdiri dari sebuah elektroda probe pengukur yang terhubung ke sebuah alat elektronik yang mengukur dan menampilkan nilai pH. alat ini sangat berguna untuk mengukur kejernihan air pada akuarium. Gambar 5. Skematik Perancangan pH meter Perancangan LCD, Modul Liquid Crystal Display LCD ini merupakan modul display yang serbaguna, karena dapat digunakan untuk menampilkan berbagai tampilan baik berupa huruf, angka dan karakter lainnya serta dapat menampilkan berbagai macam tulisan maupun pesan-pesan pendek lainnya. Di perancangan alat ini, LCD digunakan untuk menampilkan waktu kapan pompa OFF dan kapan pompa OFF secara real time. Gambar 6. Skematik Perancangan LCD d. Perancangan sistem Perancangan sistem pada software Arduino sangat lah penting sebab dari sinilah program dibuat dan diupload mengunakansoftware Arduino, hal ini bertujuan untuk menyisipkan kode program kedalam Arduino Gambar 7. Inisisalisasi Jenis Arduino Pada IDE Arduino Langkah ini bertujuan untuk memilih jenis dari mikrokontroller Arduino yang akan digunakan untuk membuat sistem. Pada perancangan alat ini menggunkan Arduino Uno R3. Selain langkah di atas kita juga perlu menginisialkan Port Serial tujuannya agar Arduino dapat terhubung ke komputer biasanya mengunakan sebuah kabel USB agar Arduino dapat terhubung dengan komputer [13][14]. Berikut ini adalah contoh penginisialan Port Arduino pada Softaware IDE Arduino. Gambar 8. inisialisasi port serialArduino. JTST, Vol. 01, No. 1, 2020, 23-28 27 e. Penulisan Kode Program Penulisan kode program dilakukan untuk memberikan instruksi-instruksi mengunkan bahasa pemrograman C yang bertujuan untuk menjalankan sistem agar dapat berkerja sesuai kode program yang telah diisikan kedalam sebuah Arduino, tanpa kode program sistem tidak dapat berkerja sebab kode program adalah bagian yang paling utama dalam kita membuat sebuah alat. Berikut ini adalah tampilan layer untuk mengisikan kode program pada Software. Gambar 9 Layer Penulisan Sketch Program Implementasi Sistem Melakukan implementsi dan pembanguan sistem sebagai penyelesaian masalah, Tujuan pengujian Mikrokontroler pada alat ini yaitu untuk menentukan apakah alat yang telah dibuat telah berfungsi dengan baik dan sudah sesuai dengan perancangan atau belum. Pengujian pada alat ini meiputi pengujian setiap blok maupun pengujian secara keseluruhan. Pengujian setiap blok ini dilakukan untuk menentukan letak kesalahan dan mempermudah dalam analisa mikrokontroler bila alat tidak bekerja sesuai rancangan. 1. Pengujian Komponen Dalam pengujian komponen akan dibahas tentang pengujian berdasarkan perencanaan dari mikrokontroler yang dibuat dan pengujian yang dilakukan sesuai dengan perencanaan yang dibahas. Mula-mula pengujian dilakukan dengan terpisah, mulai dari komponen-komponen yang digunakan dalam perancangan alat ini sehingga mendapatkan hasil yang diinginkan. Setelah itu pengujian dilanjutkan dengan pengujian dari keseluruhan rangkaian komponen mikrokontroler yang telah terpasang. Pengujian yang akan dilakukan adalah Pengujian sesnor pH air,Pengujian sensor suhu DS18b20, Pengujian LCD 16x2 a. Pengujian Sensor pH Air Pengujian sensor pH air ini merupakan proses perhitungan pH air yang hanya mengandalkan sensor ini. Sensor pH air menggunakan sinyal analog sebagai transimisinya. Rentang dari sinyal analog ini terdiri dari 10 bit dengan rentang 0-1023. Perlu diketahui bahwa nilai yang dikeluarkan oleh sensor merupakan nilai ADC Analog to Digital Converter yang akan diproses lebih lanjut. Pengujian ini dilakukan untuk membuktikan apakah sensor dapat bekerja dengan baik atau tidak. b. Pengujian sensor suhu air ini merupakan proses perhitungan sensor suhu air yang hanya mengandalkan sensor ini. Pengujian ini dilakukan untuk membuktikan apakah sensor dapat bekerja dengan baik atau tidak. Pada tahap ini dilakukan pengujian terhadap sampel air yang ada di media aquarium. c. Pengujian LCD 16x2 Pada tahap ini adalah pengujian komunikasi mikrokontroler arduino dengan LCD 16x2, pada alat ini LCD 16x2 digunakan sebagai monitor untuk mengetahui kondisi kerja sistem pemantauan lebih mudah. 3. Kesimpulan Berdasarkan pembahasan dan hasil dari penelitian, maka diperoleh beberapa kesimpulan sebagai berikut 1. Dengan melihat hasil dari pembacaan sensor pH air, maka petani dapat menentukan bahwa air tersebut dalam keadaan baik atau tidak untuk tanaman sawi. Hasil dari pembacaan sensor pH air memiliki selisih yang tidak begitu jauh dengan pH meter yaitu sampai 2. Hasil pembacaan sensor Suhu air sudah bekerja dengan baik dan akan mengirim data ke arduino untuk ditampilkan ke layar LCD. 3. Hasil tanaman pada aquaponik sangat bagus, karena menggunakan pupuk dari kotoran ikan yang ada pada aquaponik. 4. Saran Adapun saran-saran yang dapat dipertimbangkan dari hasil penelitian ini agar penelitian ini dapat dikembangkan lebih lanjut yaitu 1. Untuk penggunaan sensor pH air ini diharapkan penelitian selanjutnya dapat memilih sensor yang memiliki kualitas lebih bagus lagi, dikarenakan sensor yang saat ini digunakan masih kurang baik dan terkadang masih kurang stabil dalam pembacaan. 2. Diharakan untuk penelitian selanjutnya dapat menggunakan sensor - sensor lainnya, seperti sensor kejernihan air dan sensor lainnya. Daftar Pustaka [1] Tn Huda, 2017 Latar Belakang Aquaponik. URL [2] A. Nurkholis, A. Riyantomo dan M. Tafrikan, “Sistem pakar penyakit lambung menggunakan metode forward chaining,” Majalah Ilmiah Momentum, vol. 13, no. 1, 2017. [3] A. Nurkholis, dan I. S. Sitanggang, "Optimalisasi model prediksi kesesuaian lahan kelapa sawit menggunakan algoritme pohon keputusan spasial," JTST, Vol. 01, No. 1, 2020, 23-28 28 Jurnal Teknologi dan Sistem Komputer, vol. 8, no. 3, pp. 192-200, Jul. 2020. [4] M Vahlefi, 2015 Latar belakang Aquaponik. URL [5] A Hidayat, 2017. Permen Kesehatan, No. 416/ tentang Syarat-syarat dan Pengawasan Kualitas Air. URL [6] D. Alita, S. Priyanta dan N Rokhmn., “Analysis Emoticon and Sarcasm Effect on Sentiment Analysis of Indonesian Language in Twitter”,JISEBI, 2019. [7] Alita, D., Fernando, Y., & Sulistiani, H. 2020. IMPLEMENTASI ALGORITMA MULTICLASS SVM PADA OPINI PUBLIK BERBAHASA INDONESIA DI TWITTER. Jurnal Tekno Kompak, 142, 86-91. [8] S. Samsugi dan A. Burlian, "Sistem penjadwalan pompa air otomatis pada aquaponik menggunakan mikrokontrol Arduino UNO R3," Prosiding Semnastek, vol. 1, no. 1, 2019. [9] I. K. Gunawan, A. Nurkholis dan A. Sucipto, ”Sistem monitoring kelembaban gabah padi berbasis Arduino,” Jurnal Teknik dan Sistem Komputer, vol. 1, no. 1, pp. 1-7, 2020. [10] Kumala, Borman dan P. Prasetyawan, “Sistem Informasi Monitoring Perkembangan Sapi Di Lokasi Uji Performance Studi Kasus Dinas Peternakan Dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung,” Jurnal Tekno Kompak, Vol. 12, No. 1, 2018. [11] Kurniawan, M. Iqbal, J. Friadi, Borman dan R. Rinaldi. “Smart Monitoring Temperature and Humidity of the Room Server Using Raspberry Pi and Whatsapp Notifications,” In Journal of Physics Conference Series Vol. 1351, No. 1, p. 012006 IOP Publishing, 2019. [12] S. Samsugi, Ardiansyah dan A. Suwantoro, “Pemanfaatan Peltier dan Heater Sebagai Alat Pengontrol Suhu Air Pada Bak Penetasan Telur Ikan Gurame,” Conference on Information Technology, Information System and Electrical Engineering, pp. 295-299, 2016. [13] K. Pindrayana, Borman, B. Prasetyo dan S. Samsugi, "Prototipe Pemandu Parkir Mobil Dengan Output Suara Manusia Mengunakan Mikrokontroler Arduino Uno," CIRCUIT Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik Elektro, vol. 2, no. 2, 2018. [14] S. Samsugi dan Silaban, “Purwarupa Controlling Box Pembersih Wortel Dengan Mikrokontroler,” Prosiding Nasional Rekayasa Teknologi Industri dan Informasi XIII, pp. 1-7, 2018. ... Modul desain LCD Liquid Crystal Display ini bersifat serbaguna karena dapat menampilkan berbagai tampilan berupa huruf, angka, dan karakter lainnya, serta berbagai jenis font dan pesan singkat lainnya [16]. Perancangan LCD dapat dilihat pada Gambar 8. ...... Pada tahap ini, peneliti mengumpulkan data tentang buku, jurnal, artikel, dan disertasi dari penelitian sebelumnya sebagai sumber referensi untuk masalah yang sedang dibahas salah satunya adalah Arduino Uno. Arduino Uno seperti pada gambar 1, merupakan board mikrokontroler berbasis Atmega328 yang memiliki 14 pin input dari output digital dimana 6 pin input tersebut dapat digunakan sebagai output PWM dan 6 pin input analog,16 MHz osilator kristal, koneksi USB, jack power, ICSP header dan tombol reset. Untuk mendukung mikrokontroler agar dapat digunakan cukup hanya menghubungkan board arduino uno ke komputer dengan menggunakan kabel USB atau listrik dengan AC yang ke adaptor DC atau baterai untuk menjalankannya. ...Muhammad AkbarQuraysh QurayshRohmat Indra BormanPenelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan rangkaian yang akan membantu tanaman silangan secara otomatis menyuburkan dan memantau pH tanah. Saat menerapkan pupuk dengan menyiram, terkadang mengalir ke penanam sayuran. Dengan kemajuan teknologi, kehadiran sensor dan mikrokontroler telah memudahkan penggunaan modul RTC real-time clock sebagai pengontrol sistem untuk membuat perangkat aplikasi irigasi dan pupuk otomatis yang bergantung pada waktu. Sensor yang digunakan adalah sensor pH monitoring yang menampilkan pH tanah pada layar LCD. Pompa air yang digunakan untuk menyiram air dan pupuk beroperasi sesuai dengan waktu yang ditentukan oleh modul RTC. Mikrokontroler Arduino Uno R3 diperlukan agar program ini berfungsi sebagaimana dimaksud. Ini memungkinkan Anda untuk memprogram alat ini untuk melakukan irigasi pupuk berdasarkan instruksi yang ditentukan. Menggunakan pembacaan dari sensor pH tanah, petani dapat menentukan apakah tanah dalam kondisi baik untuk tanaman silangan. Pembacaan dari sensor pH tanah menunjukkan perbedaan yang tidak jauh dari pH meter. Juga, pembacaan sensor pH tanah tergantung pada kondisi tanah.... Sistem elektronik berbasis mikrokontroler dapat diimplementasikan untuk melakukan pendeteksian dan pencatatan adanya kelembapan tertentu di dalam tanah secara otomatis untuk menggantikan pendeteksian dan pencatatan secara manual oleh orang [5]. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem elektronis dapat mendeteksi adanya kelembapan tanah dengan presisi dan mencatatnya dalam perangkat penyimpan dalam bentuk file lebih cepat dibandingkan dengan proses konvensional. ...Irjii MatdoanTujuan sistem ini yaitu merancang dan meng-implementasikan sebuah rangkaian yang berfungsi untuk mengetahui kadar kelembaban pada jagung. Dan membahas mengenai sensor soil moisture dan dht 11 yang digunakan untuk mendeteksi kelembaban yang akan menjadi Input dan Output bagi mikrokontroler Arduino. Untuk menggontrol mikrokontroler Arduino digunakan bahasa pemerograman C dan arduino dengan menggunakan sofware Arduino. Cara kerja pada system ini adalah ketika program arduino telah aktif maka dikirim ke mikrokontroler kemudian menginstruksi sensor soil moisture untuk mengukur kadar air dan dht11 untuk mengukur kelembapan. setelah itu mikrokontroller menerima hasil pengukuran dari masing masing sensor dan hasilnya akan ditampilkan kedalam lcd setelah itu dikalkulasikan oleh arduino apakah jagung ini layak dijual , jika layak mikrokontroller akan mengirimkan instruksi pada led 1 untuk hidup jika tidak layak mikrokontroller akan menginstruksikan led 2 untuk hidup... Penambahan karbohidrat organik kedalam media pemeliharaan bioflok bertujuan untuk meningkatkan rasio C/N dan merangsang pertumbuhan bakteri heterotrof yang dapat mengasimilasi nitrogen anorganik menjadi biomasa bakteri Crab et al., 2009. Prinsip bioflok adalah asimilasi nitrogen anorganik amonia, nitrit, dan nitrat oleh komunitas mikroba bakteri heterotrof dalam media budidaya yang kemudian dapat dimanfaatkan oleh organisme budidaya sebagai sumber makanan Rahmanto et al., 2020. Teknologi ini menguntungkan karena dapat menaikkan produksi dan sebagai alternatif pemecah masalah limbah budidaya intensif. ...Cahyono PurbomartonoShahiffa Nur PranannisaDini Siswani MuliaSuwarsito SuwarsitoMasyarakat konsumen menyukai kan patin Pangasius sp. karena rasa dan tekstur dagingnya yang enak. Budidaya intensif digalakkan untuk mencukupi kebutuhan dan permintaan konsumen. Budidaya intensif dilakukan dengan padat penebaran tinggi, namun apabila manajemennya kurang baik berpotensi menimbukan sisa pakan dan feses yang mengendap didasar kolam. Pengendapan sisa pakan dan feses didasar kolam dapat membahayakan kualitas air yang berdampak pada perlambatan pertumbuhan. Untuk mengatasi hal ini, dapat dilakukan dengan budidaya sistim bioflok untuk memperbaiki kualitas air disertai penambahan suplemen tepung jahe melalui pakan untuk meningkatkan pertumbuhanya. Tujuan penelitian ini untuk memastikan ada tidaknya dampak positif budidaya sistim bioflok dengan pakan yang mengandung suplemen tepung jahe terhadap pertumbuhan ikan patin. Penelitian dilakukan di Laboratorium basah kolam bioflok Desa Karangsari, Kembaran, Banyumas. Metode eksperimen digunakan dalam penelitian ini dengan Rancangan Acak Lengkap RAL, 4 perlakuan, 1 kontrol dan 4x replikasi. Perlakuan berupa pemberian tepung jahe dalam pakan dengan sistim bioflok, yaitu P0 = kontrol, P1= pakan + bioflok, P2 = pakan mengandung 5,63 g tepung jahe kg-1 pakan + bioflok, P2 = pakan mengandung 3,75 g tepung jahe kg-1 pakan + bioflok, P3 = pakan mengandung 1,88 g tepung jahe kg-1 pakan + bioflok. Hasil penelitian menunjukkan pemberian pakan yang dicampur tepung jahe dalam pakan dengan sistem bioflok secara signifikan meningkatkan pertambahan berat dan panjang, laju pertumbuhan harian, rasio konversi dan efisiensi pakan dengan dosis optimal 5,63 g tepung jahe kg-1 pakan. Hal ini menunjukkan, penambahan suplemen tepung jahe melalui pakan dalam sistem bioflok dapat digunkan untuk budidaya ikan patin.... Untuk memonitor atau tanda beep alarm ketika ada perintah dari mikrokontroller diperlukan komponen buzzer yaitu sebuah komponen elektronika yang dapat mengubah sinyal listrik menjadi getaran suara [20]. Pada umumnya, Buzzer yang merupakan sebuah perangkat audio ini sering digunakan pada rangkaian anti-maling, Alarm pada Jam Tangan, Bel Rumah, peringatan mundur pada Truk dan perangkat peringatan bahaya lainnya. ...Putu Eka Sumara DitaAhmad Al FahreziPurwono PrasetyawanAmarudin AmarudinPenelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sebuah rangkaian yang berfungsi untuk keamanan dan mengikuti teknologi yang dipasang pada keamanan pintu dan mengendalikan yang ada pada pintu seperti sensor sidik jari berbasis Arduino yang untuk membuka dan menutup pintu. Dan membahas mengenai Module Fingerprint yang digunakan untuk mendeteksi sebuah frekuensi yang akan menjadi output dan input bagi Mikrokontroller Arduino. Untuk menggontrol Mikrokontroller Arduino digunakan bahasa pemerograman C dan arduino dengan menggunakan software Arduino. Module Fingerprint menerima sinyal frekuensi dan diinputkan pada Solenoid door lock, dan diolah oleh Microkontroller Arduino lalu dioutputkan melalui relay sebagai penghubung arus jalur pada Solenoid Door Lock dan Motor Servo.... Pengujian alat ini juga untuk mengetahui tingkat kinerja dari fungsi-fungsi tersebut. Pengujian ini dilakukan di setiap blok rangkaian agar dapat mengethui apabila terjadi suatu kesalahan secara pasti [15]. Pengujian juga dilakukan dilakukan untuk mengevaluasi dan perbaikan sistem dengan memperhatikan apakah sistem pengukuran daya tahan otot tes push up dapat berfungsi dengan baik atau tidak. ...Rendy RamadhanHeniYuri RahmantoBenhouzer PasaribuPush up adalah suatu jenis senam kekuatan yang berfungsi untuk menguatkan otot bisep maupun trisep. Posisi awal tidur tengkurap dengan tangan di sisi kanan kiri badan, kemudian badan di dorong ke atas dengan kekuatan tangan. Berdasarkan permasalahan di atas maka dalam penelitian ini akan dikembangkan sistem pengukuran daya tahan otot tes push up, dimana alat ini memiliki 4 modul sensor LDR, 4 sensor laser KY008 yang dipasang untuk mendeteksi bagian bahu dan bagian pinggang, karena push up di katakan mendekati sempurna jika posisi bahu dan pinggang dalam keadaan sejajar atau lurus. Namun apabila salah satu sensor cahaya yang berupa modul LDR tidak terputus dengan cahaya yang di tampilkan sensor laser, maka rangkaian alat penghitung push up dengan aplikasi ini tidak akan menghitung perolehan push up. Alat penghitung jumlah push up akan menghitung apabila posisi push up mendekati sempurna dan akan mengirim kan hasil perolehan push up kedalam database MySQL yang terhubung ke Php MyAdmin, yang nanti nya akan di tampilkan ke dalam aplikasi webserver. Sistem pengukuran daya tahan otot tes push up telah diuji dan mendapatkan keberhasilan dengan persentasi 100%.... Pengujian alat ini juga untuk mengetahui tingkat kinerja dari fungsi-fungsi tersebut. Pengujian ini dilakukan di setiap blok rangkaian agar dapat mengethui apabila terjadi suatu kesalahan secara pasti [13]. ...Beternak ayam menjadi usaha yang dilakukan masyarakat Indonesia karena sebagian besar masyarakat mengkonsumsi daging ayam hampir setip hari. Pemberian pakan dan air minum ayam pedaging sangat penting dalam menunjang keberhasilan usaha peternakan ayam pedaging. Namun, banyak peternak ayam pedaging yang masih menggunakan cara manual dalam pemberian pakan dan air minum yang kurang efektif dan efisien karena akan memakan banyak waktu, biaya dan tenaga. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sebuah model sistem pemberian pakan dan air minum ayam pedaging. Model alat pakan dikembangkan menggunakan Arduino UNO dan untuk alat air minumnya menggunakan NodeMCU ESP8266 sebagai sistem kendali. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada proses eksperimen. Untuk pemberian pakan, alat ini menggunakan RTC Real Time Clock, servo sebagai buka tutup pintu pakan, motor DC sebagai penggerak, driver motor l298n sebagai pengatur kecepatan, dan sensor rotary encoder sebagai pengatur jarak. Sedangkan untuk pemberian air minumnya menggunakan sensor ultrasonik untuk mengukur ketinggian, lalu relay sebagai pembuka dan penutup arus, dan menggunakan solenoid valve yaitu keran air otomatis. Pengujian pada masing-masing komponen dan keseluruhan alat mennunjukan bahwa alat telah bekerja sesuai rancangan.... Selain itu rancangan juga memudahkan pemrograman untuk menjalankan sistem supaya dapat berjalan sesuai dengan source code yang dimasukkan kedalam mikrokontroler. Jika tidak ada program maka sistem tidak dapat dijalankan karena source code program itu sangat penting dalam perancangan prototipe yang dibuat [15]. Program dibuat berdasarkan flowchart seperti gambar 2. Berdasarkan gambar di atas, sensor pir akan mendeteksi objek atau orang pada saat masuk gerbang. ...Pemanfaatan perkembangan teknologi yaitu Internet of Things IoT telah sangat memudahkan pekerjaan manusia. IoT memungkinkan pengguna untuk mengelola dan mengoptimalkan elektronik dan peralatan listrik yang menggunakan internet. Dengan adanya teknologi IoT ini, maka sistem pengontrolan pintu gerbang bisa menjadi lebih efektif dan efisien. Pada penelitian ini digunakan sebuah mikrokontroler ESP32 yang merupakan otak dari keseluruhan sistem kerja alat, smartphone Android digunakan untuk menampilkan interface pengontrolan, sedangkan software pendukung yang digunakan yaitu MQTT Message Queuing Telemetry Transport untuk memberikan perintah yang akan diterima oleh mikrokontroler ESP32. Dalam perancangan rangkaian keseluruhan sistem dari pintu gerbang dengan control Android dibagi menjadi 3 bagian, yaitu power supply, bagian input dan bagian output. Bagian power supply merupakan input tegangan yang didapat melalui adaptor. Bagian input terdiri dari 1 buah input yaitu MQTT. Bagian output terdiri dari motor servo dan buzzer. Alat ini telah diuji dengan menguji coba alat selama 10 hari untuk mengetahui kelayakan pada alat dan didapat hasil bahwa alat dapat diimplementasikan pada gerbang kosan yang menjadi tempat SetiawanLuluk FauziahTujuan sistem ini yaitu merancang dan meng-implementasikan sebuah rangkaian yang berfungsi untuk mengetahui kadar kelembaban pada jagung. Dan membahas mengenai sensor soil moisture dan dht 11 yang digunakan untuk mendeteksi kelembaban yang akan menjadi Input dan Output bagi mikrokontroler Arduino. Untuk menggontrol mikrokontroler Arduino digunakan bahasa pemerograman C dan arduino dengan menggunakan sofware Arduino. Cara kerja pada system ini adalah ketika program arduino telah aktif maka dikirim ke mikrokontroler kemudian menginstruksi sensor soil moisture untuk mengukur kadar air dan dht11 untuk mengukur kelembapan. setelah itu mikrokontroller menerima hasil pengukuran dari masing masing sensor dan hasilnya akan ditampilkan kedalam lcd setelah itu dikalkulasikan oleh arduino apakah jagung ini layak dijual , jika layak mikrokontroller akan mengirimkan instruksi pada led 1 untuk hidup jika tidak layak mikrokontroller akan menginstruksikan led 2 untuk hidupFredy Susanto James DarmawanAnita HeptarizaMasalah makanan sangat penting bagi kehidupan. Terutama mencari bahan pangan alternatif dan media tanam. Segala cara dilakukan oleh manusia untuk memenuhi masalah ini. Salah satunya melalui media budidaya ikan pada media hidroponik darat. Masalah yang biasa dialami petani adalah masalah kualitas pH udara saat petani bepergian dan kondisinya harus dipantau. Jika kualitas air turun, dapat menyebabkan ikan stres. Hal ini dapat mengurangi waktu pertumbuhan ikan dan bahkan dapat menyebabkan kematian massal pada ikan. Teknologi modern yang dapat memantau dan menjaga kualitas air tambak secara terus menerus merupakan langkah untuk memudahkan pekerjaan peternakan. Dengan sistem IoT yang dipadukan dengan beberapa sensor, dapat memberikan informasi secara real time kepada petani, sehingga kedepannya tidak mendapatkan kerugian akibat masalah ikan mati akibat kualitas udara yang buruk. Sensor yang digunakan dalam penelitian ini adalah sensor pH, tidak hanya dapat dipantau, data sensor merupakan atribut dari data mining untuk dapat memvisualisasikan informasi yang dibutuhkan. Sistem IoT Internet of Things merupakan teknologi yang dapat mengatasi permasalahan tersebut dengan dibantu visualisasi data dari firebase. Harapan dengan bantuan teknologi ini dapat meningkatkan hasil perikanan dan meningkatkan taraf hidup atau perekonomian. Kata kunci IoT, perikanan, data mining, Riandaru PrasetyoYudhistira Anggara JayadinataNaufal Muflih RamadhanHydroponics is an agricultural cultivation system without using soil media. Hydroponics is an agricultural activity carried out using water as a medium to replace soil. Hydroponics emphasizes meeting the nutritional needs of plants through the flow of water. If nutrients are given through fertilizer in soil media, then in hydroponics, the nutrients are dissolved and flow through water. The concentration of nutrients that dissolve in water will affect the high and low pH of the water. The pH level in the water will affect the development and growth of plants. In addition, air humidity can also affect plant growth, especially for plants grown in a greenhouse. Therefore, special attention is needed to maintain the pH level in the water. The particular concern is when is the right time to replace the water or add nutrients to the water. However, the large land area and the limited number of workers owned by the partners make it difficult for them to monitor the development and growth of existing plants. Therefore, a sensor will be installed in the hydroponic system to monitor the plant's development and growth. Based on the results of the tests and evaluations, the three hydroponic monitoring sensors, which include the pH sensor, nutrient solution concentration sensor, and air humidity sensor, may be properly programmed on the Arduino. The measurements between sensors and manual measurements showed an error value of for pH measurements, for EC measurements, and for humidity dalam pascapanen padi yang masih sering ditemui adalah proses pengeringan yang masih dilakukan secara manual, dimana hanya menggunakan alat indra manusia sebagai alat ukur untuk mengetahui gabah tersebut kering atau masih basah. Hal tersebut memiliki kelemahan dalam hal penggunaan alat indra manusia yang bersifat relatif, sehingga dibutuhkan sebuah sistem yang efektif memberikan informasi kelembaban gabah padi. Penelitian ini bertujuan membuat sistem memonitoring kelembaban gabah padi berbasis Arduino menggunakan sensor DHT11 dan Soil Moisture. Sistem yang dirancang terdiri dari beberapa bagian yaitu catu daya, sistem kontrol, rangkaian mekanika dan program. Catu daya merupakan sumber daya untuk menjalankan seluruh sistem yang terdiri dari tegangan. Sistem kontrol berupa rangkaian elektronik yang berfungsi sebagai pengolah data dengan mikrokontroler sebagai pusat kendali. Bagian selanjutnya adalah rangkaian mekanika yang berfungsi untuk mengatur buka tutup pengeluaran gabah kering dan gabah basah. Bagian terakhir adalah program yang berfungsi untuk mengatur mikrokontroler menjalankan logika sistem. Berdasarkan hasil pegujian, diperoleh bahwa sistem dapat megukur kelembaban dan kadar air pada gabah padi, sehingga mampu meminimalisir kerusakan beras ketika dilakukan Ely KurniawanMohd Iqbal John FriadiRio RinaldiThe server room is a room that stores data, there is company information Data Center. Hot server room conditions can cause performance on the device and network to decrease. Therefore an admin must keep the server space stable so that the server and network performance is maintained. The temperature monitoring system can be used to monitor temperature and humidity in the server room. In addition, it provides a response to reduce the temperature if there is a temperature increase in the server room. This study uses the Internet of Thing IoT, which is a device used by the Raspberry Pi and Wemos DHT Shield wireless sensor as a device that is able to read the temperature and humidity conditions of the room. Temperature and humidity log data is stored in the MySQL database, then displayed in a chart diagram in real time. IoT response based on predetermined temperature standards by giving notifications to users via Whatsapp Application on mobile Indonesia is an active Twitter user that is the largest ranked in the world. Tweets written by Twitter users vary, from tweets containing positive to negative responses. This agreement will be utilized by the parties concerned for evaluation. Objective On public comments there are emoticons and sarcasm which have an influence on the process of sentiment analysis. Emoticons are considered to make it easier for someone to express their feelings but not a few are also other opinion researchers, namely by ignoring emoticons, the reason being that it can interfere with the sentiment analysis process, while sarcasm is considered to be produced from the results of the sarcasm sentiment analysis in it. Methods The emoticon and no emoticon categories will be tested with the same testing data using classification method are Naïve Bayes Classifier and Support Vector Machine. Sarcasm data will be proposed using the Random Forest Classifier, Naïve Bayes Classifier and Support Vector Machine method. Results The use of emoticon with sarcasm detection can increase the accuracy value in the sentiment analysis process using Naïve Bayes Classifier method. Conclusion Based on the results, the amount of data greatly affects the value of accuracy. The use of emoticons is excellent in the sentiment analysis process. The detection of superior sarcasm only by using the Naïve Bayes Classifier method due to differences in the amount of sarcasm data and not sarcasm in the research process. Keywords Emoticon, Naïve Bayes Classifier, Random Forest Classifier, Sarcasm, Support Vector MachineDinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lampung adalah instansi yang bergerak dibidang pengolahan dan pengembangan hewan yang ada di Provinsi Lampung. Pada Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung monitoring perkembangan sapi dilakukan dengan mengelola data penilaian tumbuh kembang sapi. Data yang digunakan dalam monitoring perkembangan sapi adalah dokumen yang didalamnya terdapat isi atau spesifikasi yang terdiri dari beberapa sapi dalam peternakan, yang termasuk dalam spesifikasi sapi yaitu No. Eartg, nama sapi, jenis kelamin, tanggal lahir, berat badan, tinggi pundak, lebar dada dan panjang badan. Pendataan dan penilaian tersebut dilakukan dengan penulisan di lembaran kertas dan kemudian monitoring perkembangan sapi menjadi lebih baik, cepat, dan terintegritas maka dibutuhkan sebuah sistem informasi. Pengembangan sistem informasi monitoring sapi ini dimaksudkan untuk membantu pegawai atau Kelompok Jabatan Fungsional dalam proses pengolahan data perkembanganan sapi, khususnya dalam penilaian tumbuh kembang sapi pada saat di Lokasi Uji Perfomance, serta menghasilkan keluaran atau infromasi akurat berupa Laporan Perkembangan Sapi dan Laporan Keseluruhan yang akan diserahkan pada Kepala Dinas. Aplikasi monitoring perkembangan sapi yang dikembangkan dilengkapi dengan informasi spesifikasi sapi pada form perkembangan sapi yang secara otomatis tervalidasi berdasarkan SNI tumbuh kembang sapi pada facilitate the parking of the car to be efficient parking equipment was needed by using the distance with objects. In this research, the development of prototype of car parking guide by displaying information by using centimeter or meter unit and using sound output to facilitate the user in parking their vehicle. From the analysis and testing of prototype car park guides with human voice output indicates that this prototype can give good results. Ultrasonic sensor SRF05 can work well but in the sensor distance of more than 3 meters cannot send dataKes/PER/IX/1990 tentang Syarat-syarat dan Pengawasan Kualitas AirA HidayatA Hidayat, 2017. Permen Kesehatan, No. 416/ tentang Syarat-syarat dan Pengawasan Kualitas Air. URL penjadwalan pompa air otomatis pada aquaponik menggunakan mikrokontrol Arduino UNO R3S Samsugi DanA BurlianS. Samsugi dan A. Burlian, "Sistem penjadwalan pompa air otomatis pada aquaponik menggunakan mikrokontrol Arduino UNO R3," Prosiding Semnastek, vol. 1, no. 1, Peltier dan Heater Sebagai Alat Pengontrol Suhu Air Pada Bak Penetasan Telur Ikan GurameS SamsugiDan A ArdiansyahSuwantoroS. Samsugi, Ardiansyah dan A. Suwantoro, "Pemanfaatan Peltier dan Heater Sebagai Alat Pengontrol Suhu Air Pada Bak Penetasan Telur Ikan Gurame," Conference on Information Technology, Information System and Electrical Engineering, pp. 295-299, Nasional Rekayasa Teknologi Industri dan Informasi XIIIS Samsugi DanD E SilabanS. Samsugi dan Silaban, "Purwarupa Controlling Box Pembersih Wortel Dengan Mikrokontroler," Prosiding Nasional Rekayasa Teknologi Industri dan Informasi XIII, pp. 1-7, 2018. Unduh PDF Unduh PDF Tingkat pH akuarium sangat penting karena dapat memengaruhi jumlah oksigen di dalam air, yang berkontribusi pada kesejahteraan ikan. Kebanyakan akuarium dapat menjadi habitat yang baik dengan pH 6-8. Namun, jika ikan terlihat sakit atau lesu dan Anda telah memastikan hal itu disebabkan oleh pH air, ada baiknya untuk menurunkannya. Sebagian ikan juga lebih nyaman berada di akuarium dengan tingkat pH lebih rendah. Untuk menurunkan pH, tambahkan bahan alami seperti kayu apung, lumut gambut, dan daun almon ke dalam akuarium. Anda juga dapat membeli filter osmosis berbalik sebagai opsi jangka panjang. Ingatlah bahwa Anda harus membersihkan dan memelihara akuarium untuk menjaga agar pH tetap rendah dan memastikan ikan dalam keadaan sehat. 1 Gunakan 1-2 potong kayu apung sebagai opsi alami yang memberi solusi cepat. Kayu apung melepaskan asam tanat ke dalam air sehingga secara alami menurunkan pH akuarium. Carilah kayu apung yang khusus untuk akuarium, tanpa pewarna, tanpa bahan kimia atau pengawet di toko hewan lokal atau di internet. Pilih 1-2 potong kayu apung yang berukuran cukup kecil sehingga mudah ditempatkan di akuarium.[1] Anda dapat menggunakan kayu apung yang dijual untuk kandang reptil asalkan tidak diproses atau diwarnai dengan bahan kimia. Namun, perlu diingat bahwa kayu ini tidak dirancang untuk digunakan di dalam air sehingga akan mengapung di akuarium dan Anda harus menggunakan pemberat untuk menyiasatinya. Kayu apung dapat menjadi solusi jangka pendek yang baik, tetapi tidak ideal untuk menurunkan pH air dalam jangka panjang. 2 Rebus atau rendam kayu apung sebelum memasukkannya ke akuarium. Kayu apung dapat mengubah warna air jika Anda langsung memasukkannya ke akuarium. Untuk menghindarinya, rendam kayu di dalam air selama 1-2 minggu sebelum menaruhnya di akuarium.[2] Namun, perlu diingat bahwa perubahan warna air akibat kayu disebabkan oleh kandungan tanin yang sama yang dapat menurunkan pH air. Pilihan lain adalah merebus kayu apung di dalam air selama 5-10 menit. Langkah ini bisa menjadi pilihan yang baik, apalagi jika Anda mengumpulkan kayu apung sendiri. Setelah direndam atau direbus, kayu bisa dimasukkan ke akuarium dan akan menjalankan fungsinya secara alami. Tunggu sampai kayu mencapai suhu ruang terlebih dahulu jika Anda merebusnya. Kayu apung dapat didiamkan di dalam akuarium selama beberapa tahun untuk membantu menurunkan pH air, tetapi Anda akan melihat perubahan drastis dalam beberapa minggu atau bulan pertama. Setelah itu, efek kayu pada pH akan berkurang. 3 Gunakan lumut gambut jika Anda tidak keberatan sedikit repot menyiapkannya. Lumut bekerja dengan cara yang sama seperti kayu apung, tetapi Anda harus menyiapkannya terlebih dahulu agar dapat digunakan dengan aman di akuarium. Belilah lumut gambut di toko hewan lokal atau di internet. Pastikan Anda memilih lumut yang memang ditujukan untuk penggunaan di akuarium. Dengan begitu, Anda dapat memastikan lumut tidak mengandung bahan kimia atau pewarna.[3] Jika Anda tidak ingin menambahkan lumut gambut secara langsung di dalam akuarium, Anda dapat memasukkannya ke wadah terpisah berisi air keran yang teraerasi. Kemudian, gunakan air tersebut saat Anda harus mengganti air akuarium untuk menciptakan lingkungan dengan pH yang lebih stabil. 4 Rendam lumut gambut selama 3-4 hari sebelum dimasukkan ke akuarium. Jika Anda berniat menambahkan lumut secara langsung ke dalam akuarium, tempatkan lumut di dalam ember berisi air keran untuk merendamnya. Langkah ini akan mencegah lumut mengubah warna air akuarium menjadi kuning atau cokelat.[4] Namun, ketahui bahwa perubahan warna ini berhubungan dengan kandungan tanin yang sama yang dapat mengurangi alkalinitas air. 5 Masukkan lumut ke kantong filter atau stoking agar tidak mengapung. Jangan langsung menaruhnya ke dalam akuarium begitu saja karena lumut akan mengapung dan tidak dapat bekerja secara efektif. Anda dapat membeli kantong filter khusus untuk akuarium atau membuatnya sendiri dengan memotong bagian kaki stoking nilon dan mengikatnya. Mulailah dengan memasukkan sejumlah kecil lumut ke dalam kantong untuk mengurangi pH secara bertahap.[5] Jika menggunakan teknik ini, Anda harus memantau tingkat pH air secara rutin. Menambahkan lumut gambut secara langsung ke akuarium alih-alih mengganti air dengan air yang sudah diproses dengan lumut gambut akan membuat pH air kurang stabil.[6] Anda juga dapat menempatkan lumut gambut di dalam saringan air akuarium untuk menurunkan pH. Pantaulah pH akuarium karena terlalu banyak lumut dapat menyebabkan pH anjlok hingga di bawah 4, yang terlalu asam untuk kebanyakan ikan. Anda mungkin perlu menambah atau mengurangi jumlah lumut dari waktu ke waktu, tergantung tingkat pH di dalam akuarium. Ganti lumut gambut setelah kemampuannya menurunkan pH mulai berkurang. Lakukan pengujian secara rutin untuk memastikan pH air masih dalam kisaran yang sehat. 6 Gunakan 2-3 lembar daun almon untuk meningkatkan keasaman air akuarium. Sama seperti kayu apung atau lumut gambut, daun almon membantu menurunkan pH akuarium secara alami dengan melepaskan asam tanat. Selain itu, daun almon juga bisa berfungsi sebagai hiasan dan memberikan tempat persembunyian alami untuk ikan.[7] Carilah daun almon di toko hewan lokal atau di internet. Daun ini biasanya dijual dalam bentuk kering dan dikemas dalam bentuk potongan panjang. Daun yang direndam di dalam akuarium akan mengubah air menjadi kekuningan. Perubahan warna ini mungkin kurang menarik, tetapi hal itu disebabkan oleh tanin yang sama yang dapat menurunkan pH dan melembutkan air di dalam akuarium. 7 Aturlah daun di beberapa tempat di dasar akuarium. Tempatkan daun almon di dasar akuarium agar dapat membantu menurunkan pH. Daun juga berfungsi sebagai elemen dekoratif yang cantik di dasar akuarium bagi ikan. Ganti daun setelah 6 bulan hingga 1 tahun. Anda juga dapat menggantinya jika daun tidak lagi memberi efek yang diinginkan terhadap pH air atau jika daun mulai robek atau rusak. Iklan 1 Belilah filter osmosis berbalik di toko hewan lokal atau di internet. Filter osmosis berbalik RO memurnikan air menggunakan membran semipermeabel. Filter ini akan menahan air dan ion yang lebih kecil di dalam akuarium dan menyingkirkan ion yang lebih berat, seperti timbal, klorin, dan polutan air lainnya. Filter semacam ini biasanya dijual dengan harga lebih dari Rp1 juta, tetapi ini merupakan solusi jangka panjang yang ideal untuk menurunkan alkalinitas akuarium dan menjaga tingkat pH tetap stabil.[8] Anda mungkin dapat membeli filter RO dengan harga lebih murah di internet. Filter RO layak dipertimbangkan jika air keran mengandung mineral air sadah dan Anda tidak ingin menghabiskan banyak waktu untuk menyesuaikan pH akuarium secara manual. Anda dapat menentukan apakah air keran termasuk air sadah dengan melakukan tes menggunakan alat uji atau membawa sampel air ke toko hewan yang dapat dipercaya. 2 Pilih filter RO berdasarkan ukuran akuarium dan anggaran Anda. Perangkat ini tersedia dengan dua sampai empat tahap penyaringan. Semakin tinggi tahapan dan ukuran, semakin mahal.[9] Filter RO 2 tahap cukup ideal jika Anda memiliki akuarium lebih kecil dengan ruang terbatas. Harga yang Anda bayar akan sepadan. Filter RO 2 tahap dilengkapi blok karbon dan membran RO. Perangkat ini paling cocok untuk akuarium yang sangat kecil dan diisi dengan air PAM. Anda harus mengganti blok karbon secara rutin karena bisa habis atau tersumbat. Filter RO 3 tahap berukuran lebih besar dan cocok untuk akuarium yang lebih besar, tetapi harganya lebih mahal. Di sisi lain, filter 3 tahap ini cenderung lebih awet dibanding filter 2 tahap. Perangkat ini juga dilengkapi filter mekanik selain blok karbon dan membran. Anda harus mengganti filter mekanik 2-4 kali setahun dan blok karbon serta membran 1-2 kali setahun. Filter RO 4 tahap memberikan tingkat penyaringan tertinggi yang bisa Anda beli untuk akuarium dan merupakan model terbesar. Filter jenis ini biasanya paling mahal. Perangkat ini terdiri dari blok filtrasi tambahan, seperti blok mekanik atau kimia, blok karbon ekstra, atau blok deionisasi. Jika Anda tidak tahu mana pilihan yang paling tepat untuk akuarium, berkonsultasilah dengan petugas di toko hewan. 3 Alirkan air melalui filter RO dan gunakan untuk mengisi akuarium. Kebanyakan filter RO memiliki tiga tabung. Satu tabung terhubung ke pasokan air, misalnya keran yang biasa Anda gunakan untuk mengalirkan air ke mesin cuci. Tabung lain digunakan untuk mengalirkan air melalui filter RO ke wadah untuk mengumpulkan air, misalnya ember atau wadah lainnya. Tabung ketiga berfungsi menghilangkan air limbah yang yang menumpuk di sistem filter.[10] Ikuti instruksi terperinci yang disertakan bersama filter RO untuk memasangnya dengan benar. Gunakan air limbah yang keluar dari perangkat untuk menyiram kebun atau halaman. Iklan 1 Bersihkan akuarium setiap 2 minggu. Membersihkan akuarium akan membantu mengurangi akumulasi amonia di dalam air, yang dapat meningkatkan tingkat pH secara signifikan. Gunakan alat khusus untuk mengikis lumut di dinding akuarium atau permukaan benda lain di dalammya. Kemudian, ganti 10-15% air akuarium dengan air segar, tanpa klorin dari keran. Gunakan alat penyedot khusus untuk menyingkirkan kotoran lengket pada permukaan kerikil dan hiasan akuarium. Bersihkan minimal 25-33% kerikil untuk menyingkirkan kotoran ikan atau sisa-sisa makanan lainnya.[11] Anda tidak perlu mengeluarkan ikan atau aksesori dari akuarium saat membersihkannya karena hal itu dapat menyebabkan ikan sakit atau meningkatkan risiko penyakit. 2 Periksa filter akuarium untuk memastikannya berfungsi dengan baik. Filter tidak boleh tersumbat atau kotor. Jika perlu dibersihkan, lepaskan komponen satu per satu sehingga sebagian filter masih dapat terus bekerja di akuarium. Bilas komponen filter di bawah air dingin mengalir untuk menyingkirkan kotoran lengket atau kotoran lainnya.[12] Ikuti instruksi yang diberikan untuk membersihkan dan mengganti spons, wadah, dan kantong karbon pada filter. 3 Ganti sebagian air setiap hari atau setiap 5 hari. Pertahankan pH pada tingkat yang rendah dengan mengganti air secara teratur. Anda memiliki opsi untuk mengganti air setiap hari dengan membuang dan mengganti 10% air, disarankan menggunakan air yang telah disaring menggunakan filter RO. Gunakan alat penyedot untuk mengeluarkan air dan memasukkan air baru yang bebas klorin dan telah disaring dengan filter RO ke akuarium.[13] Anda juga dapat memilih opsi penggantian air sebagian setiap 5 hari dengan mengganti 30% air. Opsi ini mungkin lebih baik jika Anda tidak memiliki waktu untuk melakukannya setiap hari. Menggunakan air yang telah disaring dengan filter RO akan membantu mengurangi alkalinitas akuarium dan menurunkan pH sedikit. 4 Uji tingkat pH di akuarium sebulan sekali. Belilah alat tes pH yang dirancang untuk akuarium di toko hewan lokal atau di internet. Pastikan bahwa tingkat pH sesuai untuk jenis ikan yang ada di akuarium. Sebagian ikan hidup lebih baik di lingkungan dengan pH rendah antara 4-6, sementara sebagian lain akan berkembang dengan baik pada pH netral 7. Pastikan pH tidak berubah dengan sangat cepat karena dapat memberi dampak negatif pada ikan. Selalu uji tingkat pH setelah Anda menambahkan elemen alami atau air baru ke dalam akuarium. Iklan Jangan menggunakan metode dengan bahan kimia untuk menurunkan pH akuarium karena dapat membahayakan ikan. Opsi alami adalah pilihan terbaik karena tidak menyebabkan efek samping yang tidak diinginkan dan tidak akan membahayakan ikan.[14] Iklan Peringatan Meskipun ikan yang berbeda berkembang dengan baik di lingkungan dengan pH yang berbeda, hal terpenting yang perlu diperhatikan agar ikan tetap sehat adalah menjaga alkalinitas akuarium sestabil mungkin. Jangan mencoba menurunkan tingkat pH akuarium secara signifikan, kecuali Anda benar-benar yakin langkah tersebut perlu dilakukan untuk kesehatan ikan dan tanaman di dalam akuarium. Iklan Tentang wikiHow ini Halaman ini telah diakses sebanyak kali. Apakah artikel ini membantu Anda?

cara menaikan ph air aquarium